Ke pelukmu aku mengadukan kelelahanku hari ini, tentu tidak untuk hari
ini saja. Aku ingin menyandarkan pipiku di antara dua payudaramu yang
empuk itu, sesambil aku memajang kerut di dahiku, memamerkan garis-garis
yang kupelihara dengan berpikir. Ke telingamu ingin kubagikan catatan
sang waktu, lembar-lembar cerita tentang duniaku.
Kemudian, biarlah bibirku melakukan apa yang sayap dapat lakukan kepada angin, biarlah mulutmu menjadi sarang bagi awan-awan yang basah. Sayang, bercintalah denganku!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar